SKK Migas-PHE WMO Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Bangkalan

0
489

Suramadunews.com, Bangkalan – PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore memberikan bantuan beras dan paket sembako untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Bantuan diserahkan langsung kepada Pelaksana Tugas Bupati Drs.H. Mohni MM, di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Senin (9/1/2023).

PHO WMO diwakili Amarullah, Community Relations & CID Officer Zona 11 – Regional 4 Sub Holding Upstream Pertamina, dan Desi Lestari Arifin, Ketua Persatuan Wanita Patra Zona 11 – Regional 4 Sub Holding Upstream Pertamina.

Bantuan tersebut berupa 625 kilogram beras, 70 kilogram telur, 100 liter minyak goreng, dan 60 dus mie instan yang diberikan dengan dana CSR (Corporate Social Responsibility) PHE WMO. Sementra PWP Zona 11 memberikan bantuan berupa 400 kilogram beras, 50 liter minyak, 50 dus mie instan, 150 kg telur, alat dan perlengkapan kebersihan.

“Ini bentuk komitmen lingkungan dalam pelaksanaan CSR perusahaan. Pertamina Hulu Energi WMO (PHE WMO) selaku ketua Forum CSR Kabupaten Bangkalan menyerahkan bantuan sembako ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bangkalan,” kata Muhammad Arifin, General Manager PHE WMO.

Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahidi menambahkan, kegiatan itu adalah komitmen SKK Migas dan KKKS untuk selalu peduli terhadap korban bencana. “Dalam situasi seperti ini, kami harus hadir sebagai bagian dari anak bangsa yang saling peduli, karena kepedulian adalah bagian dari persatuan yang menguatkan,” katanya.

Tingginya curah hujan yang mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Bangkalan sejak akhir 2022 hingga awal 2023 membuat sungai di Kecamatan Blega meluap, sehingga menyebabkan banjir di Kecamatan Blega dan Kecamatan Arosbaya. Banjir tersebut menyebabkan kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Sebanyak 3.303 kepala keluarga terdampak banjir.

Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. “Kami berterima kasih kepada PHE WMO dan PWP Zona 11 atas kepeduliannya kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bangkalan khususnya Kecamatan Arosbaya dan Blega. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir,” kata Mohni.

Lebih lanjut, Mohni menegaskan bahwa bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah khususnya di Kecamatan Blega dan Arosbaya sebagai wilayah paling terdampak merupakan bencana musiman yang penanganannya harus dilakukan secara komprehensif. “Penanganan revitalisasi kanal sungai dan pengairan adalah otoritas Propinsi. Namun Pemkab Bangkalan membantu upaya penanganan dengan melakukan pengerukan kali sepanjang daerah aliran sungai untuk mengurangi pendangkalan,” jelasnya. Upaya ini dilakukan cepat mengingat kebutuhan masyarakat terdampak harus disegerakan.

Pelaksana tugas Bupati Bangkalan ini mengaku terbantu dengan adanya upaya-upaya dari stake holder pembangunan yang membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana. “Kedepan kita berharap sebuah jalinan kerjasama antara pemerintah kabupaten Bangkalan dengan PHE WMO dalam bentuk peningkatan ekonomi masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here