Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di DPRD Sampang Ricuh

0
161
Foto: Aksi demo depan Kantor DPRD Kabupaten Sampang

Suramadunews.com, SAMPANG – Aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang di kumandangi oleh organisasi Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sampang di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang ricuh, Selasa (6/9/2022).

Kericuhan dipicu lantaran tuntutannya tidak dipenuhi. Tuntutan peserta aksi yaitu meminta kepada semua anggota DPRD dari semua fraksi menemui peserta aksi dengan catatan menandatangani semua tuntutan yang disediakan.

Pantauan di lapangan, puluhan peserta aksi memaksa masuk ke Gedung DPRD Sampang, akan tetapi tak kunjung berhasil, karena ada petugas kepolisian yang menghadang mereka di dua pintu masuk.

Akibatnya, karena terus memaksa masuk dan saling dorong dengan petugas kepolisian, fasilitas berupa pagar pintu gerbang kantor DPRD rusak.

“Kami kesini ingin menyampaikan aspirasi, dan mengajak anggota DPRD Sampang turut serta menolak kenaikan harga BBM. Namun, dari anggota dewan tidak menemui kami. Jadi, kami akan memaksa masuk ke Gedung megah itu,” Tutur Rudi, salah satu anggota aksi dari PC PMII Sampang.

Selain itu, Rudi mengatakan bahwa, aksi ini murni untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, karena diakui atau tidak dengan dibiarkannya naiknya harga BBM dapat menyengsarakan kehidupan masyarakat.

Seharusnya, dalam hal ini anggota DPR itu lebih peka/paham menyadari persoalan kondisi ekonomi masyarakat dampak Covid-19.

Kondisi ekonomi belum stabil, kok bisa-bisanya dewan yang dipilih masyarakat itu membiarkan hal ini. Jangan-jangan setelah jadi, mereka lupa pada kita,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, massa aksi masih bertahan di depan Gedung DPRD, Jl Wijaya Kusuma Sampang. (Khol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here