Mahasiswa UTM Lakukan Pelatihan Budidaya Microgreens di SDN Langkap 2

0
409
foto: bersama siswa-siswi SDN Langkap 2 -Burneh

Suramadunews.com, Bangkalan – Melalui program pengabdian masyarakat Universitas Trunojoyo Madura Rohmatul Muafina (prodi psikologi) dan Achmad khodali (prodi agroteknologi), sebagai penanggungjawab untuk melaksanakan program Pengenalan dan Pelatihan Berkebun dengan Budidaya Microgreens sejak dini di SDN Langkap 2, pada hari Sabtu, tanggal 25 Juni 2022.

Ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mental anak lebih baik.

“Dengan melibatkan anak dalam suatu kegiatan dan fokus pada tanaman, anak-anak dapat mengalihkan diri dari kegiatan dan stres sehari-hari yang mungkin dialami di sekolah atau hubungan teman sebayanya,” ujar Fina pada Sabtu (25/06/2022).

“Berkebun bisa menjadi cara yang bagus bagi anak-anak untuk terlibat dalam kegiatan prososial yang positif, meningkatkan emosi positif dan mengurangi stres. Berkebun dapat membantu membuat suasana hati anak-anak meningkat menjadi lebih baik dan merupakan sarana untuk belajar sambil bermain dan mempengaruhi perkembangan kreatif anak,” lanjutnya.

Kegiatan ini menggunakan tanaman microgreens.

foto: praktik bercocok tanam bersama siswa-siswi SDN langkap 2

“Microgreen merupakan teknik menanam sayuran yang bisa dipanen dalam rentang waktu 7-14 hari. Sama seperti sayuran dewasa. Microgreens juga mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin, mineral, serat, dan zat besi. Meskipun ukurannya kecil, beberapa penelitian menunjukkan bahwa nutrisi dalam microgreens mencapai 9 kali lebih banyak dibandingkan sayuran biasa, microgreens juga mengandung antioksidan tinggi,” kata Khodali

Guru di SDN Langkap 2 menyambut program pengabdian masyarakat ini dengan baik, dan berharap dengan adanya pengabdian masyarakat yang menggunakan tanaman microgreens ini bisa bermanfaat bagi siswa kelas 5.

“Bagus sekali, anak-anak perlu diajari juga tentang bercocok tanam yang berhubungan langsung dengan alam, supaya anak juga tidak bosan belajar dengan buku setiap hari,” ucap Wali Kelas 5, Purwoningsih.

Berikut beberapa manfaat jika anak diajari bercocok tanam sejak dini:

  1. Berkebun baik untuk perkembangan otot, kemampuan motorik halus dan koordinasi tubuh
  2. Membuat anak lebih terkoneksi dengan alam, Hal ini diketahui memiliki efek mendalam untuk kesejahteraan psikologis dan membuat kondisi psikis anak menjadi jauh lebih baik.
  3. Mengajarkan Tanggung Jawab dan Kesabaran
  4. Melatih Anak Suka Memakan Sayur

Program ini bertujuan untuk mengedukasi dan mengenalkan budidaya microgreens pada siswa SDN Langkap 2, hal ini untuk menumbuhkan minat anak-anak untuk berkebun. Program ini berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh anak-anak.

Diharapkan dengan dilaksanakannya program ini dapat meningkatkan minat anak untuk berkebun, serta dapat mengonsumsi makanan bergizi tinggi dengan murah dan nantinya dapat memanfaatkan microgreens secara komersil. (Rohmatul Muafina/ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here